Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Jantung, Mental, dan Fisik

Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Jantung, Mental, dan Fisik

SUDUT KESEHATAN | Tertawa ternyata bukan hanya aktivitas yang menggembirakan, melainkan juga menyehatkan. Manfaat tertawa yang berkualitas ternyata cukup luas, yaitu memproteksi diri dari masalah emosional yang disebabkan oleh depresi dan stres jangka panjang. Kesehatan jantung dipercaya akan selalu terjaga ketika seseorang sering tertawa.

Manfaat Tertawa bagi Kesehatan Jantung, Mental, dan Fisik


Para ahli meyakini bahwa tertawa memberikan manfaat bagi kesehatan jantung, mental, dan fisik seseorang.

Manfaat tertawa bagi kesehatan jantung


Ternyata tertawa yang kita lakukan bisa menyehatkan jantung. Sebagian peneliti menemukan ketika seseorang yang tertawa akan meningkatkan produksi oksigen di dalam peredaran darah. Diikuti dengan pelepasan endorfin yang membentuk reaksi dalam menangkal stres dan pikiran-pikiran negatif.

Beragam aktivitas lain yang bisa meningkatkan endorfin adalah berolahraga dan mendengarkan musik kesukaan. Yang pasti jangan lupa, masukkan tertawa sebagai daftar penghilang stres Anda.

Manfaat tertawa bagi kesehatan mental


Saat dirundung depresi, sewajarnya seseorang merasa enggan untuk tertawa. Meski begitu, bukan berarti selera humor akan hilang begitu saja. Memiliki selera humor dipercaya mampu membantu menetralkan segala bentuk negatif di dalam kehidupan yang dapat mengakibatkan depresi.

Para peneliti menemukan bahwa seseorang yang menggunakan candaan atau humor dalam melawan stres, bisa membuatnya lebih tidak merasa kesepian dan pikiran pun cenderung menjadi lebih positif. Sebuah penelitian lain menemukan bahwa efektivitas terapi tawa dapat menyamai efek obat penenang bagi penderita sakit jiwa tapi tanpa disertai efek samping obat.

Manfaat tertawa bagi kesehatan fisik


Beberapa penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang terbiasa tertawa akan memancarkan kesehatan secara umum. Tertawa, bahkan menjadi salah satu kebiasaan di dalam terapi komplementer bagi pasien kanker.

Bagi Anda yang menginginkan sehat secara fisik berkat tertawa, maka triknya mudah. Anda sendiri yang tahu kapan waktu harus tertawa. Temukan suatu hiburan ringan dari lingkungan sekitar, baik dari teman, gadget Anda atau dari majalah. Cobalah berbagi kelucuan tersebut dengan teman untuk menjadikannya lebih menghibur.

Manfaat Tertawa dalam Jangka Pendek dan Jangka Panjang
Seseorang yang memiliki hobi tertawa tidak diartikan sebagai orang yang terbebas dari penyakit, tapi jika bicara mengenai dampak tertawa bagi kesehatan, maka fakta-fakta medis sebagai pembuktiannya ternyata cukup meyakinkan.

Manfaat tertawa jangka pendek

Saat Anda mulai tertawa, tidak hanya langsung meringankan beban mental, tapi juga mampu mengubah secara fisik. Meski keuntungan ini hanya bersifat sementara, tapi tidak ada salahnya dicoba. Lalu, apa saja keuntungan yang dimaksud?

  • Menstimulasi optimalisasi fungsi organ
  • Meredakan dan mungkin bisa mengatasi stres
  • Pemecah ketegangan dan pereda tekanan mental

Jangka panjang

Dalam situasi tertentu, mungkin Anda hanya tersenyum simpul ketika disodori hal-hal lucu. Bahkan sesederhana senyuman pun, cukup untuk meredakan tekanan yang bersifat ringan. Tapi kenapa tidak mencoba melepas tawa? Beberapa hal di bawah ini diduga merupakan efek jangka panjang tawa bagi kesehatan:

  • Meningkatkan sistem imunitas tubuh
  • Menghilangkan rasa sakit
  • Meningkatkan kepuasan personal dan memperbaiki mood

Manfaat tertawa bagi kesehatan mungkin masih perlu dibuktikan lebih lanjut oleh penelitian klinis. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk dicoba. Jangan khawatir bila Anda belum memiliki rasa humor atau candaan yang berkualitas. Candaan ternyata bisa dipelajari. Tidak perlu diniati, perlihatkan dan lakukan secara spontan, maka manfaat tertawa dapat terasa lebih kuat bagi diri sendiri dalam mengatasi stres dari kesibukan harian. Jadi, sudahkah Anda tertawa hari ini?
Read More
Mungkinkah Berhubungan Intim Saat Menstruasi Bisa Membuat Hamil?

Mungkinkah Berhubungan Intim Saat Menstruasi Bisa Membuat Hamil?

SUDUT KESEHATAN | Pakar kesehatan menyebutkan jika untuk mendapatkan kehamilan, pasangan suami istri tentu harus melakukan hubungan intim saat mereka sedang dalam kondisi yang subur. Jika hubungan intim dilakukan di fase yang kurang subur, maka tentu kemungkinan untuk mendapatkan kehamilan tentu akan jauh lebih kecil. Namun, sebuah pertanyaan pun muncul, andai pasangan melakukan hubungan intim ini saat sang istri sedang menstruasi, mungkinkah kehamilan bisa terjadi?

Pakar kesehatan Robin Elise Weiss, PhD, menyebutkan jika pasangan yang melakukan hubungan intim saat menstruasi cenderung memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk mendapatkan kehamilan. Namun, menurut beliau, ternyata kemungkinan kecil ini masih bisa terjadi. Hal ini berarti, andai ada orang yang bertanya mungkinkah berhubungan intim saat menstruasi bisa menyebabkan kehamilan, maka jawabanya adalah iya.

Mungkinkah Berhubungan Intim Saat Menstruasi Bisa Membuat Hamil?


Menurut Weiss, sperma pria ternyata mampu bertahan selama beberapa hari dalam organ reproduksi wanita. Andai pasangan melakukan hubungan intim di fase akhir menstruasi dan selang beberapa hari kemudian tubuh wanita mengalami fase ovulasi, maka sperma yang masih bertahan hidup ini bisa melakukan pembuahan pada sel telur sehingga akhirnya menyebabkan kehamilan. Hal ini berarti, andai wanita cenderung memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, maka waktu ovulasi juga tidak bisa diprediksi sehingga Ia pun akan kesulitan untuk mencegah kehamilan.

Melihat adanya fakta dimana bahkan saat fase menstruasi pun masih ada kemungkinan untuk mendapatkan kehamilan, pasangan yang masih belum ingin mendapatkan kehamilan sebaiknya memang menggunakan alat kontrasepsi saat melakukan hubungan intim, kapanpun hubungan ini dilakukan. Ada cukup banyak alat kontrasepsi yang bisa digunakan layaknya kondom, pil KB, dan lain sebagainya. Pilihlah yang nyaman untuk digunakan atau yang kita yakini cocok untuk mencegah kehamilan dengan efektif.
Read More
Cara Positif Mengelola Rasa Frustasi Dan Emosi

Cara Positif Mengelola Rasa Frustasi Dan Emosi

SUDUT KESEHATAN | Rasa frustasi dapat terjadi pada siapa pun dan kapan pun juga. Perasaan kecewa ini kerap disertai dengan ekspresi marah, bingung, kecewa, cemas, dan perasaan gagal. Saat rasa frustasi mendera, semua terasa kacau dan tidak terkendali. Pun sulit berpikir jernih. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasan berikut ini.

Sebagian besar kemarahan dan frustasi yang kita alami dalam kehidupan terjadi ketika kita menghadapi seseorang atau sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan atau prinsip kita. Dan ketidakcermatan kita dalam mengelola rasa frustasi serta kemarahan dapat menjadi racun dalam sebuah hubungan. Hal tersebut akan menyebabkan kebencian yang bertumpuk, bahkan untuk hal-hal sepele pun dapat mengakhiri keinginan untuk berhubungan secara positif. Dan sudah pasti tidak ada yang ingin hidup dalam situasi yang menjengkelkan serta kemarahan seperti itu, bukan!

Cara Positif Mengelola Rasa Frustasi Dan Emosi


Frustasi dan kemarahan memengaruhi seseorang secara emosional dan fisik. Tak hanya itu, frustasi dan kemarahan yang terpendam juga dapat menyebabkan masalah lain, baik penyakit fisik atau depresi. Sebagian orang memilih untuk menyembunyikan perasaan kecewa dan berharap rasa frustasi  akan menghilang sendirinya. Kenyataannya, perasaan menyakitkan itu tidak lantas pergi dengan sendirinya, namun harus diakui dan segera ditangani dengan cara yang positif.

Cara Mengelola dan Mengatasi Rasa Frustasi


Rasa frustasi erat kaitannya dengan kemampuan mentolerir sebuah kegagalan. Semakin bertambah usia, kita belajar untuk mampu mentolerir dan mensiasati  setiap kegagalan yang terjadi dalam hidup. Namun demikian, kemampuan setiap orang untuk mengelola emosi dan rasa frustasi berbeda-beda. Yang perlu diingat, bahwa frustasi bukan sesuatu yang buruk, frustasi merupakan emosi kuat yang dapat berfungsi sebagai ‘bendera merah’ bahwa sesuatu perlu perhatian khusus.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengakui rasa emosi dan frustasi yang Anda alami. Penting bagi Anda untuk melampiaskan frustasi dan kemarahan, namun pastikan dengan cara yang baik, kreatif dan produktif. Anda dapat mengatasi rasa frustasi dengan berbicara pada orang terdekat atau melakukan aktivitas fisik seperti berjalan, membersihkan rumah, berteriak, atau bahkan meninju bantal. Kegiatan fisik dapat membantu meredakan ketegangan otot dan mengurangi kegelisahan. Selain kegiatan fisik, langkah lain yang bisa Anda lakukan untuk mengontrol emosi dan frustasi adalah:

  • Tenang dan kosongkan pikiran sejenak. Tenangkan diri Anda dengan menghela napas panjang secara teratur, pejamkan mata dan fokuslah pada hal yang membuat Anda merasa rileks. Selain itu, Anda bisa mengalihkan pikiran sejenak ke kegiatan lainnya, seperti bermain dengan hewan peliharaan.
  • ‘Curhat’ atau mencurahkan isi hati kepada teman yang Anda percaya atau yang mengalami hal serupa akan sangat membantu. Menggerutu, mengeluh dan tertawa bersama dapat membantu menyingkirkan rasa frustasi.
  • Berbicara lantang pada diri sendiri dan menuliskan perasaan Anda. Anda bahkan dapat menggunakan perekam dan memutar kembali apa yang telah Anda rekam. Ini akan membantu Anda mendengar perasaan Anda seolah-olah Anda sedang mendengarkan orang lain.
  • Mengidentifikasi masalah dan solusi yang memungkinkan, serta jangan terfokus pada hal yang membuat Anda frustasi dan marah. Anda juga bisa membuat daftar segala sesuatu yang menjadi masalah dan mengganggu Anda. Kemudian putuskan mana yang bisa diperbaiki atau diubah, dan catat pula cara untuk mengubah atau memperbaikinya.
  • Kembali ke masalah Anda, tapi kali ini lakukanlah dengan tenang dan cara yang baru. Pilih dan buat keputusan yang realistis dan mentaatinya. Kemudian bertindaklah sesuai keputusan yang telah Anda buat. Ini adalah salah satu langkah yang paling sulit namun penting.
  • Berusahalah untuk tidak terlalu memikirkannya. Lakukan yang bisa Anda lakukan, apa pun yang akan terjadi. Dan jangan menghabiskan waktu serta energi Anda pada hal tersebut. Namun, pikirkan tentang apa yang ingin Anda lakukan sekarang untuk melenyapkan rasa frustasi tersebut.


Untuk mengontrol rasa emosi saat frustasi mendera, Anda bisa melakukan hal-hal positif dan kreatif seperti berolahraga, berelaksasi, meditasi, bermain musik, menari, melukis, ataupun berlibur. Dan tetaplah tenang dalam menghadapi setiap masalah Anda. Ketika emosi mulai memuncak tarik napas panjang dan berpikirlah sebelum bicara agar tidak menyesal dengan apa yang sudah Anda katakan.
Kunci untuk mengelola emosi dan rasa frustasi adalah dengan memahami perasaan dan emosi sebelum mereka keluar dari kontrol, dan Anda kehilangan kemampuan untuk berpikir jernih. Jika Anda terus mengalami kesulitan mengatasi frustasi dan kemarahan, segeralah berkonsultasi dengan ahli kesehatan profesional seperti psikolog atau turut serta dalam kegiatan konseling di sekitar Anda.

Anda tidak dapat menghindari frustasi dalam hidup, namun Anda dapat belajar untuk secara efektif mengelola sejak dini. Seperti banyak hal lainnya, mengelola perasaan frustasi mungkin tidak mudah, tapi pada akhirnya hal ini tetap harus dilakukan.
Read More
Gerakan Shalat Terbukti Secara Ilmiah Mampu Meredakan Nyeri Pinggang

Gerakan Shalat Terbukti Secara Ilmiah Mampu Meredakan Nyeri Pinggang

Gerakan Shalat Terbukti Secara Ilmiah Mampu Meredakan Nyeri Pinggang

SUDUT KESEHATAN | Shalat adalah salah satu cara berdoa yang dilakukan secara rutin oleh para pemeluk agama Islam. Menurut pakar kesehatan, gerakan sholat yang mencakup rukuk atau menunduk dan juga sujud ini ternyata bisa memberian manfaat bagi kesehatan andai dilakukan dengan benar. Bahkan, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa gerakan sholat ini mampu mengatasi masalah nyeri pinggang.

Pakar kesehatan dari Binghamton University berhasil mengungkapkan fakta ini setelah mempelajari statistik model digital yang berasal dari masyarakat India, Asia, dan juga Amerika. Setelah itu, mereka juga mempelajari statistik model digital pada mereka yang mengalami masalah nyeri pinggang. Hasilnya adalah, gerakan menunduk yang dilakukan dengan sudut lutut dan punggung yang baik layaknya saat melakukan gerakan sholat ternyata bisa menurunkan nyeri pada pinggang dengan signifikan. Sebagai informasi, posisi menunduk sebenarnya adalah postur tubuh dimana punggung bawah akan menopang beban yang paling berat, namun, dengan posisi yang tepat, hal ini justru baik untuk kesehatan tubuh.

Salah satu peneliti, Profesor Mohammad Khasawneh, menyebutkan jika tekanan maksimal yang terjadi saat melakukan gerakan sholat ternyata masih cukup jauh di bawah batasan aman yang ditetapkan oleh National Institute for Occupational Safety and Health atau NIOSH. Hal ini berarti, gerakan sholat memang bisa dijadikan terapi bagi penderita nyeri pinggang mengingat gerakan ini dilakukan secara rutin dan melibatkan cukup banyak gerakan tubuh.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal berjudul International Journal of Industrial and Systems Engineering ini menyebutkan jika andai gerakan sholat tidak dilakukan dengan benar, maka ada resiko penderita nyeri punggung justru merasakan sensasi yang lebih menyakitkan. Namun, jika dilakukan dengan benar, maka gerakan ini bisa memberikan efek yang setara layaknya yoga atau terapi fisik lainnya yang bisa mengatasi nyeri punggung.
Read More